Novel Baswedan Jalani Perawatan Khusus Usai Operasi Tahap Pertama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik KPK Novel Baswedan bercerita tentang rencana operasi besar matanya usai menjalani solat Dzuhur berjamaah di salah satu masjid Singapura, 15 Agustus 2017. TEMPO/Fransisco Rosarians

    Penyidik KPK Novel Baswedan bercerita tentang rencana operasi besar matanya usai menjalani solat Dzuhur berjamaah di salah satu masjid Singapura, 15 Agustus 2017. TEMPO/Fransisco Rosarians

    TEMPO.COJakarta - Novel Baswedan sukses menjalani operasi mata di Singapore National Eye Centre, Kamis, 17 Agustus 2017. Operasi tahap kedua akan dilakukan pada Oktober nanti. 

    Sejak Kamis sore Novel sudah sadar dan dapat berkomunikasi dengan tim yang mendampingi. 

    “Dalam waktu sekitar lima hari akan dilakukan perawatan intensif pasca-operasi di RS,” kata juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat, 18 Agustus 2017.
    Baca: Kasus Novel Baswedan, KPK Tugaskan Penyidik Bantu Polri

    Setelah operasi tahap pertama yang berjalan lancar dari pukul 08.00 sampai 12.45 waktu setempat (07.00-11.45 WIB), Novel memiliki bekas luka setelah jaringan kulit pipi bagian dalam yang ditanamkan ke kulit mata kanan.

    Sekitar 90 persen kornea mata kiri Novel terbakar. Setelah operasi, pandangan dari mata tersebut akan tampak putih karena diselubungi olesan salep krim. 

    "Kedua mata sudah bisa dibuka. Sudah dilakukan pembersihan area mata kiri dan kanan,” kata Febri. Mata kiri Novel sebelumnya direncanakan ditanamkan lapisan tipis yang ada di kulit gigi dan plastik artifisial untuk menggantikan korneanya.
    Simak pula: Ada Foto Novel Baswedan di Peringatan 21 Tahun Udin

    Mulai hari ini, Novel akan menjalani rawat inap. "Selama sekitar tujuh hari ke depan ada perlakuan ekstra terhadap mata kiri. Seperti tidak boleh terkena air dan harus ditutup plastik,” ujar Febri.

    Kedua mata kiri Novel Baswedan mengalami kerusakan setelah disiram dengan zat asam pada 11 April 2017. Pada Senin, 14 Agustus 2017, ia juga sempat dimintai keterangan ihwal penyiramannya kepada penyidik dari Polda Metro Jaya di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura.

    STANLEY WIDIANTO | DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.