Diduga Teroris Penyerang Jakarta, Seorang Pria Dicokok di Bekasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Densus 88 Anti Teror menggeledah rumah kontrakan salah satu terduga teroris di Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Ahad sore, 20 Desember 2015. TEMPO/ISHOMUDDIN

    Tim Densus 88 Anti Teror menggeledah rumah kontrakan salah satu terduga teroris di Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Ahad sore, 20 Desember 2015. TEMPO/ISHOMUDDIN

    TEMPO.CO, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Markas Besar Kepolisian RI menangkap seorang pria di Bekasi, hari ini, 23 Desember 2015.

    Dia diduga kuat jaringan kelompok teroris yang ditangkap di Tasikmalaya dan Sukoharjo pada Jumat dan Sabtu, pekan lalu. Pria itu bernama Abu Muzab. “Hasil pengembangan dari Tasikmalaya dan Solo,” kata seorang perwira polisi yang mengetahui penangkapan itu, Rabu, 23 Desember 2015.

    Pihak kepolisian belum bisa dimintai penjelasan perihal detail penangkapan itu.

    SIMAK:
    Zaenal Diduga sebagai Pengantin Bom Malam Tahun Baru di Jakarta
    Densus 88 Selidiki Hubungan Jaringan Abu Jundi dengan ISIS

    Pada Jumat sore, pekan lalu, Densus 88 mencokok Zaenal, 35 tahun, di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, sekitar pukul 16.30 WIB. Dia ditangkap bersama Asep Urip, 31 tahun, guru sebuah pesantren di Tasikmalaya, di jalan sekitar Kampung Cihaji, Kelurahan Purbaratu, Kecamatan Purbaratu. Tapi, Asep dilepaskan karena tak terlibat terorisme.

    Adapun Zaenal, asal Sulawesi, diduga akan menjadi pelaku bom bunuh diri pada Natal dan malam tahun baru 2015 pada pengujung bulan ini. Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti membenarkan mereka akan meledakkan bom di Jakarta. Namun, “Mereka tidak eksplisit menyebutkan apakah untuk Natal atau tahun baru,” ujarnya kepada Tempo, Ahad, 20 Desember 2015.

    Zaenal ditangkap setelah polisi meringkus Iwan alias Koki, asal Padang, bersama satu orang lagi di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, pada pukul 13.00. Iwan dalam perjalanan dari Tasikmalaya menuju Bandung untuk menemui Zaenal. Iwan diketahui sebagai perakit bom dan ditengarai akan membuat donut, sebutan mereka untuk bom, di Bandung.

    Esoknya, Sabtu, Densus 88 menggulung jaringan Zaenal dan Iwan Koki di Sukoharjo, dekat Solo, Jawa Tengah. Di situ, polisi mencokok Abdul Karim alias Abu Jundi. Di antara barang bukti sejumlah penangkapan itu terdapat bendera hitam yang identik dengan bendera ISIS, Negara Islam Irak dan Suriah. Menurut sumber di komunitas antiterorisme, Zaenal juga disinyalir memasok uang ke Abdul Karim.

    JOBPIE SUGIHARTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.