Selasa, 20 November 2018

Setya Novanto Akhirnya Mundur dari Jabatan Ketua DPR  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto menjawab pertanyaan awak media usai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Sidang yang berlangsung tertutup tersebut berlangsung selama kurang lebih lima jam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto menjawab pertanyaan awak media usai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Sidang yang berlangsung tertutup tersebut berlangsung selama kurang lebih lima jam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan, Sukiman, mengatakan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto memutuskan mundur dari jabatannya. Menurut Sukiman, surat pengunduran diri Setya Novanto dari kursi pimpinan DPR akan dibacakan di MKD.

    BACA: Kenapa Sanksi Sedang buat Setya Lebih Pas Ketimbang Berat?

    Namun, hingga saat ini, sidang MKD belum dimulai. "Surat pengunduran diri Pak Setya Novanto sudah diterima MKD," kata Sukiman kepada wartawan di ruang MKD, gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu malam, 16 Desember 2015.

    Mahkamah Kehormatan tengah melakukan konsinyering untuk memutuskan vonis bagi Setya Novanto. Lima belas dari 17 anggota MKD yang sudah memberikan pendapat menyatakan pelanggaran yang dilakukan Setya adalah pelanggaran sedang.

    BACA: Loyalis Setya Tuding Ada Udang di Balik Sanksi Sedang

    Ada sembilan anggota menyebutkan pelanggaran tersebut sedang dan meminta Setya turun dari jabatannya. Sedangkan enam anggota memutuskan pelanggaran etik Setya termasuk kategori berat dan harus dibentuk panel untuk memutuskan hukuman baginya.

    EGY ADYATAMA

    BACA JUGA
    Ahmad Dhani Sebut Curhatan Mulan di Bawah Pengaruh Hipnotis
    Jika Setya Novanto Kena Pelanggaran Berat, Ini Langkahnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.