Siapa Indonesianis Ben Anderson? Ini Profil dan Karyanya  

Reporter

Editor

Anton Septian

Profesor Benedict Anderson dari University of Cornell saat memberikan kuliah Umum di FIB UI, Jakarta, 10 Desember 2015. TEMPO/Frannoto

TEMPO.CO, Jakarta - Keilmuan Benedict Richard O'Gorman Anderson atau Ben Anderson tentang Indonesia sering jadi rujukan para peneliti lain yang ingin membuat kajian tentang Indonesia. Buku-buku yang ditulis profesor dari Universitas Cornell, Amerika Serikat, itu ikut mewarnai pemikiran dunia tentang Indonesia.

Ben Anderson, yang wafat di Batu, Jawa Timur, Minggu dinihari, 13 Desember 2015, juga dikenal karena kritik-kritiknya terhadap Orde Baru. Ia pernah dilarang masuk ke Indonesia oleh Soeharto dan baru datang lagi ke sini setelah rezim Soeharto jatuh.

Karyanya yang mengusik Orde Baru adalah "The Cornell Paper" yang ditulis bersama Ruth McVey yang juga sama-sama dari Cornell. Tulisan yang diterbitkan pada 1 Januari 1966 itu berisi analisis tentang peristiwa G30S. Ia menyimpulkan G30S adalah persoalan internal angkatan darat dan Partai Komunis Indonesia tidak terlibat langsung.

Seumur hidupnya, Ben Anderson telah menulis lebih dari 400 publikasi yang telah diterjemahkan ke lebih dari 20 bahasa. Bukunya juga banyak membahas mengenai perkembangan politik di Indonesia. Sebut saja Some Aspects of Indonesian Politics under the Japanese Occupation: 1944-1945; Mythology and the Tolerance of the Javanese; dan Violence and the State in Suharto's Indonesia.

Anderson merupakan seorang yang jeli dalam mengikuti perkembangan pemerintahan di Indonesia. Dalam buku Revolusi Pemuda 1944-1966, ia menyinggung management of conflict ala Presiden Sukarno. Sukarno, menurut dia, muncul sebagai tokoh yang makin kuat kedudukannya secara politis. Hal ini karena Sukarno mampu mengelola kepentingan-kepentingan yang berbenturan.

Pemikiran Anderson pun jadi rujukan dalam karya-karya tentang kebangkitan nasionalisme di negara-negara berkembang. Dalam buku Imagined Communities, Anderson mengatakan bahwa bangsa adalah suatu komunitas yang terbayangkan. Teori ini kerap dipakai para sarjana setelahnya.

Benedict Anderson meninggal pada Minggu dinihari, 13 Desember 2015. Ben, 79 tahun, datang ke Indonesia untuk mengisi kuliah umum bertema anarkisme dan nasionalisme di kampus Universitas Indonesia, Depok, Kamis, 10 Desember 2015. Kegiatan ini diselenggarakan penerbit Marjin Kiri, Program Studi Filsafat Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, dan majalah Loka.

PDAT | MAWARDAH NUR HANIFIYANI






Kirstie Alley Meninggal setelah Berjuang Melawan Kanker

3 hari lalu

Kirstie Alley Meninggal setelah Berjuang Melawan Kanker

Bintang Look Who's Talking (1989) dan peraih Emmy Awards 2 kali, Kirstie Alley sempat menjalani perawatan di pusat kanker.


Eks Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Meninggal, Keluarga Besar PAN Berduka

15 hari lalu

Eks Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Meninggal, Keluarga Besar PAN Berduka

Zulhas menyebut PAN adalah partai pertama dan terakhir sebagai tempat perjuangan politik Taufik Kurniawan.


Sri Mulyani Kenang Bambang Subianto: Melalui Dia, Saya Belajar Tangani Krisis

34 hari lalu

Sri Mulyani Kenang Bambang Subianto: Melalui Dia, Saya Belajar Tangani Krisis

Sri Mulyani mengenang jasa-jasa dan kedekatannya dengan Bambang Subianto, menteri keuangan periode 1998-1999 yang kemarin wafat.


Bukan Covid-19, Keluarga Bilang Penyebab Kematian Azyumardi Azra Serangan Jantung

19 September 2022

Bukan Covid-19, Keluarga Bilang Penyebab Kematian Azyumardi Azra Serangan Jantung

Informasi yang diterima keluarga dari pihak rumah sakit, almarhum Azyumardi Azra meninggal akibat serangan jantung.


SBY Kenang Jasa Hermanto Dardak Bangun Infrastruktur Negeri

21 Agustus 2022

SBY Kenang Jasa Hermanto Dardak Bangun Infrastruktur Negeri

SBY menyampaikan dukacita mendalam terhadap wafatnya Hermanto Dardak.


Tiba di Indonesia, Jokowi Langsung Takziah ke Keluarga Tjahjo Kumolo

2 Juli 2022

Tiba di Indonesia, Jokowi Langsung Takziah ke Keluarga Tjahjo Kumolo

Jokowi menyebut Tjahjo Kumolo sebagai pribadi yang tenang dan sederhana. Menurut Jokowi, Tjahjo Kumolo merupakan seorang tokoh teladan.


KH Dimyati Rois Wafat, Jokowi: Abah Dim Teladan Kita Semua

10 Juni 2022

KH Dimyati Rois Wafat, Jokowi: Abah Dim Teladan Kita Semua

Menurut Jokowi, Dimyati merupakan ulama besar yang berpengetahuan luas, tawadu, penuh kesederhanaan, disegani, dan dihormati berbagai kalangan.


Mustasyar PBNU KH Dimyati Rois Berpulang

10 Juni 2022

Mustasyar PBNU KH Dimyati Rois Berpulang

Pada Muktamar Ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur Tahun 2015, Kiai Dimyati juga terpilih sebagai salah satu dari sembilan Anggota Ahwa PBNU.


Presiden Sheikh Khalifa bin Zayed Meninggal, UEA Umumkan Masa Berkabung 40 Hari

14 Mei 2022

Presiden Sheikh Khalifa bin Zayed Meninggal, UEA Umumkan Masa Berkabung 40 Hari

UEA menetapkan 40 hari berkabung atas kematian Sheikh Khalifa bin Zayed. Amerika Serikat menyebutnya sebagai teman setia.


Anggota DPR Fraksi Golkar Ichsan Firdaus Meninggal Dini Hari Tadi

27 Maret 2022

Anggota DPR Fraksi Golkar Ichsan Firdaus Meninggal Dini Hari Tadi

Anggota DPR Komisi VI dari Fraksi Golkar, Ichsan Firdaus, meninggal pada dini hari tadi sekitar pukul 01.15. Ichsan menghembuskan napas terakhirnya saat sedang berada di Yogyakarta.