Sudirman Said Sindir Sidang Tertutup Setya Novanto  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto menjawab pertanyaan awak media usai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Sidang yang berlangsung tertutup tersebut berlangsung selama kurang lebih lima jam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto menjawab pertanyaan awak media usai menjalani sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 7 Desember 2015. Sidang yang berlangsung tertutup tersebut berlangsung selama kurang lebih lima jam. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said menyindir sidang dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terhadap Ketua DPR Setya Novanto yang digelar secara tertutup. Menurut dia, sidang tertutup berkaitan dengan kejujuran dan menunjukkan ada yang disembunyikan.

    "Mengenai tuduhan atau dibilang kesaksian palsu segala macam, gini aja, yang menunjukkan kejujuran itu yang bicara di tempat terbuka atau tertutup, gitu kan? Kalau orang yang enggak punya yang disembunyikan, ya bicaralah di tempat terbuka," katanya setelah melepas keberangkatan kapal Karadeniz Powership Zeynep Sultan di Pelabuhan Nusantara, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa, 8 Desember 2015.

    Sudirman menuturkan seharusnya sidang digelar terbuka jika tak ada yang disembunyikan. Dia menilai cukup setelah menyampaikan pernyataan tersebut. "Jadi enggak usah ditanggapi lebih jauh," tuturnya. Mantan Direktur Utama PT Pindad ini enggan mengomentari sidang MKD lebih lanjut.

    "Yang jelas, saya enggak mau berpolemik lebih jauh. Kemarin Presiden sudah tegas kan menyampaikan ketidaksukaannya terhadap situasi ini," katanya.

    Sidang MKD untuk meminta keterangan dari Ketua DPR Setya Novanto digelar tertutup. Pemeriksaan ini akan menentukan nasibnya atas tuduhan yang dilaporkan Menteri Sudirman.

    ALI HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.