Pengecoran Tol Trans-Sumatera Sudah Sepanjang 2.750 Meter

Reporter

Pekerja menggunakan alat berat melakukan pembangunan proyek jalan tol trans Sumatera di Deli Serdang, Sumut, 10 Oktober 2014. Proyek yang membentang dari Bakauheni, Lampung hingga Banda Aceh dengan panjang 2.608 Km terdiri dari empat ruas tol. ANTARA/Septianda Perdana

TEMPO.CO, Jakarta - Pengecoran bagian atas badan jalan atau rigid Tol Trans-Sumatera di Desa Sabahbalau, Kabupaten Lampung Selatan, sudah mencapai 2.750 meter pada pekan terakhir November 2015. Sedangkan, panjang jalan yang sedang dibuka dan sedang ditimbun mencapai 5.025 kilometer.

Manajer Teknik PT Waskita Karya, Marsesa Edward, saat dihubungi di Desa Sabahbalau, Lampung Selatan, menyebutkan pembangunan rigid atau cor beton setebal 30 sentimeter untuk empat jalur telah mencapai 1.400 meter, sedangkan rigid untuk dua jalur sudah sepanjang 2.750 meter.

"Selain membuka lahan dan memadatkannya, kita juga percepat pembangunan rigid dua jalur. Selain itu, jembatan simpang susun juga sedang dicor," kata Edward, Selasa, 24 November 2015.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lahan tol di ruas Desa Sabahbalau-Terbanggi Besar yang sudah dibebaskan mencapai 5.025 kilometer dari STA 74+975--STA 80+000.

Lahan itu, termasuk lahan warga Desa Sabahbalau, sudah dibersihkan dan sedang ditimbun serta ditargetkan tuntas pada pekan kedua Desember 2015.

Saat dikonfirmasi, Edward menyebutkan pihaknya menunggu pembebasan lahan berikutnya dari STA 74+975--70+000.

Hingga akhir 2015, ditargetkan sudah dibebaskan lahan tol sepanjang 10 kilometer di ruas Desa Sabahbalau-Terbanggi Besar.

Tol Trans-Sumatera dirancang mampu dilalui kendaraan bertonase 80-90 ton. Badan jalan tol yang dibangun terdiri atas rigid atau cor beton badan jalan bagian atas setebal 30 sentimeter, lean concrete atau pengerjaan bagian tengah badan jalan setebal 10 sentimeter, dan base atau pengerjaan bagian bawah badan jalan setebal 20 sentimeter.

Jalan Tol Trans-Sumatera akan memiliki lebar kurang lebih 21 meter. Lebar tersebut terdiri atas lebar dua jalur jalan untuk dua arah kendaraan dengan lebar masing-masing 9,2 meter.

Selain itu, di pinggir jalan akan dibuat bahu jalan dengan lebar masing-masing 2,5 meter, sedangkan di antara kedua jalur akan dipasang median selebar 2,25 meter.

Pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera dicanangkan Presiden Joko Widodo akhir April lalu di Desa Sabahbalau. Pembangunan Tol Trans-Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar-Palembang Sumatera Selatan sepanjang sekitar 400 kilometer ditargetkan selesai pada Juni 2018 atau sebelum Asian Games 2018 berlangsung.

Kontraktor yang melakukan pembangunan tol di ruas Bakauheni-Terbanggi Besar adalah PT Pembangunan Perumahan, Waskita Karya, Adhi Karya, dan Wika. Namun baru PP dan Waskita Karya yang sudah mulai melakukan pembangunan Tol Trans-Sumatera, sedangkan Adhi Karya dan Wika masih terkendala lahan yang tak kunjung tuntas dibebaskan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono kembali menyebutkan pembebasan lahan Tol Trans-Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar Lampung sepanjang 140 kilometer akan selesai pada 2016.

ANTARA






Waskita Karya Bukukan Kontrak Baru hingga Oktober Rp 13,38 T, Ada Gedung Pemerintah di IKN

5 hari lalu

Waskita Karya Bukukan Kontrak Baru hingga Oktober Rp 13,38 T, Ada Gedung Pemerintah di IKN

PT Waskita Karya (Persero) Tbk.(WSKT) berhasil meningkatkan Nilai Kontrak Baru (NKB) dengan total Rp13,38 triliun sampai dengan Oktober 2022.


Bangun Gedung Setneg di IKN Tahun Ini, Waskita Karya: Teken Kontrak 2 November

21 hari lalu

Bangun Gedung Setneg di IKN Tahun Ini, Waskita Karya: Teken Kontrak 2 November

PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai BUMN konstruksi menargetkan akan memulai pembangunan proyek gedung Sekretariat Negara (Setneg) di Ibu Kota Ne


Prioritaskan Proyek IKN di Kuartal IV 2022, Waskita Karya: Rights Issue, Struktur Modal Menguat

26 hari lalu

Prioritaskan Proyek IKN di Kuartal IV 2022, Waskita Karya: Rights Issue, Struktur Modal Menguat

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) akan berfokus menggarap proyek di Ibu Kota Negara (IKN) pada kuartal IV/2022.


Naik 766 Persen, Laba Bersih Waskita Karya Kuartal III 2022 Rp 578,17 Miliar

26 hari lalu

Naik 766 Persen, Laba Bersih Waskita Karya Kuartal III 2022 Rp 578,17 Miliar

PT Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai BUMN konstruksi, mencatatkan laba bersih pada kuartal III tahun ini sebesar Rp578,17 miliar


Raih Kontrak Infrastruktur IKN Rp 5 T, Hutama Karya Rincikan Proyeknya

57 hari lalu

Raih Kontrak Infrastruktur IKN Rp 5 T, Hutama Karya Rincikan Proyeknya

PT Hutama Karya (Persero) telah mendapatkan kontrak hingga Rp5 triliun dari sejumlah kontrak proyek di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.


Jawaban PUPR Soal Rencana Kenaikan Tarif Jalan Tol di Tahun Ini

15 September 2022

Jawaban PUPR Soal Rencana Kenaikan Tarif Jalan Tol di Tahun Ini

PUPR menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan terbaru terkait penyesuaian tarif sejumlah ruas jalan tol.


Waskita Akan Rights Issue Rp8,72 Miliar, Nominal Rp100 per Saham

19 Agustus 2022

Waskita Akan Rights Issue Rp8,72 Miliar, Nominal Rp100 per Saham

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue.


PUPR Akan Lelang Proyek 9 Jalan Tol Senilai Rp 148,9 T

25 Juni 2022

PUPR Akan Lelang Proyek 9 Jalan Tol Senilai Rp 148,9 T

PUPR mencatat terdapat 9 ruas jalan tol dengan total investasi Rp148,9 triliun yang tengah disiapkan untuk nantinya dilelang.


PT Waskita Karya Buka Lowongan Kerja Trainee Program dan Vocational Recruitment

11 Maret 2022

PT Waskita Karya Buka Lowongan Kerja Trainee Program dan Vocational Recruitment

PT Waskita Karya (persero) Tbk membuka lowongan pekerjaan untuk dua posisi.


Warga Tanah Baru Ancam Demo Proyek Tol Cijago karena Jalan Cuma Diganti JPO

24 Februari 2022

Warga Tanah Baru Ancam Demo Proyek Tol Cijago karena Jalan Cuma Diganti JPO

Jalan lingkungan yang bisa dilewati kendaraan roda empat, hanya diganti dengan JPO oleh kontraktor proyek Tol Cijago Seksi 3 di wilayah Tanah Baru.