Minggu, 18 November 2018

Serangan Teror Bom di Paris, Ini Reaksi Keras Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi). REUTERS/Beawiharta

    Presiden Joko Widodo (Jokowi). REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengutuk keras serangan teroris yang terjadi di Paris, Prancis, Jumat, 13 November 2015, malam. Jokowi menegaskan, Indonesia tidak memberi toleransi terhadap terorisme dengan alasan apa pun.

    "Pemerintah dan bangsa Indonesia mengutuk keras kekerasan dan kekejaman yang terjadi di Paris. Terorisme dengan alasan apa pun tidak bisa ditoleransi," katanya di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu, 14 November 2015.

    Jokowi juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa rakyat Prancis. Indonesia, kata dia, menyeru semua pihak dalam komunitas internasional agar memperkuat kerja sama dalam menghadapi terorisme.

    SIMAK:  Peta Teror Paris: Serbuan Senapan di 3 Lokasi, Bom di Bar

    Pembicaraan mengenai terorisme, kata Jokowi, juga akan dibahas dalam pertemuan KTT G-20 yang akan diikutinya di Turki pekan ini. "Indonesia menyeru semua pihak untuk memperkuat kerja sama internasional dalam menghadapi terorisme," ucapnya.

    Sejumlah lokasi di Paris diserang aksi teror telah menewaskan lebih dari 100 orang pada Jumat kemarin. Sejumlah pihak menduga penyerangan ini terkait dengan aksi kelompok ISIS. Kelompok Said dan Cherif Kouachi, yang diduga terkait dengan ISIS, pernah melakukan teror di dekat kantor majalah mingguan Charlie Hebdo pada Januari lalu.

    Dua pejabat kontraterorisme Amerika Serikat menyebut serangan ini berkaitan dengan kembalinya orang-orang Paris yang tergabung dengan ISIS. Serangan di Paris ini terjadi beberapa hari setelah serangan yang diklaim oleh militan ISIS.

    ANANDA TERESIA

    Baca juga:
    TEROR PARIS: 5 Fakta Penting yang Perlu Anda Tahu
    Ini Rangkaian Teror Paris: Stadion Bola hingga Konser Rock


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.