Kritik Bung Tomo: Sukarno, Soeharto, dan Mahasiswi Nakal

Reporter

Bung Tomo bertemu dengan Presiden Soekarno, Juli 1950. Dok. Perpustakaan Nasional

TEMPO.COJakarta - Sutomo alias Bung Tomo tak pernah berhenti mengkritik. Sejarawan Rushdy Hoesein menilai Sutomo tak takut mengkritik Presiden Sukarno juga Presiden Soeharto. Menurut Rushdy, Sutomo sebenarnya mendukung pemerintahan Sukarno.

"Tapi Sutomo antikomunis sehingga berseberangan dengan Sukarno," kata Rushdy. Bung Tomo, ujar Rushdy, ikut mendukung dan menyemangati aksi unjuk rasa mahasiswa penentang komunis pada 1965-1966.

Berita tentang Bung Tomo:
Skripsi Selesai, Bung Tomo Tak Lulus dari UI
Pertempuran Surabaya dan Teks Resolusi Jihad Kedua Kiai NU

Terhadap pemerintahan Soeharto, kata Rushdy, Bung Tomo awalnya mendukung. Tapi belakangan, Sutomo menilai pemerintahan Orde Baru tak berpihak pada rakyat dan malah berkiblat pada konglomerat. Walhasil, pada 1 April 1978, Bung Tomo ditahan di Penjara Nirbaya, Pondok Gede, Jakarta Timur, karena vokal mengkritik pemerintahan Soeharto.

Tak hanya terhadap pemerintah yang berkuasa, Sutomo juga mengkritik para mahasiswa, terutama soal gaya hidup para mahasiswi. Dalam surat untuk Senat Mahasiswa Universitas Indonesia pada 18 April 1963, Bung Tomo—saat itu juga berstatus mahasiswa Fakultas Ekonomi UI—mempertanyakan kabar banyak mahasiswi bersedia menjadi wanita penghibur demi mendapatkan duit.

“Banyaknya gadis yang tidak lagi mementingkan ‘love is for the hearts’ (cinta karena hati), tetapi menganggap sudah benar kalau ‘love is for the purse’ (cinta karena dompet),” tulis Bung Tomo. “Kesemuanya itu hanya menggembirakan bagi bandot-bandot tua yang banyak uang.”

Siapa sosok Sutomo alias Bung Tomo sesungguhnya? Baca selengkapnya Edisi Khusus Bung Tomo Penyebar Warta Palagan Surabaya di Majalah Tempo pekan ini.

PRAMONO

Baca juga:
Pidato Bung Tomo, Dimulai Lagu Tiger Shark Lalu Allahu Akbar 
STAN Kini Resmi Menjadi Politeknik Keuangan Negara

 

 

 

 

 

 






Pemkot Surabaya Gelontorkan Rp 8,9 Miliar BLT BBM

7 hari lalu

Pemkot Surabaya Gelontorkan Rp 8,9 Miliar BLT BBM

Bantuan diberikan kepada 22.327 orang pengemudi di Kota Pahlawan yang terdampak inflasi dan kenaikan BBM.


Program Surabaya Bergerak, Warga Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

7 hari lalu

Program Surabaya Bergerak, Warga Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan

Setidaknya ada tiga dari enam RT di wilayah RW 03 yang melaksanakan kerja bakti bersama pada pekan pertama pelaksanaan.


Ragam Potensi Wisata di Kota Kelahiran Para Pahlawan Nasional

21 hari lalu

Ragam Potensi Wisata di Kota Kelahiran Para Pahlawan Nasional

Para pahlawan nasional yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia ini berasal dari banyak daerah yang memiliki berbagai potensi wisata.


Jokowi Bilang akan Jadi Rakyat Biasa Selepas Masa Jabatannya Habis

22 hari lalu

Jokowi Bilang akan Jadi Rakyat Biasa Selepas Masa Jabatannya Habis

Jokowi pun menyebutkan, setelah masa jabatannya berakhir pada 2024, ia akan aktif bekerja di bidang pembangunan lingkungan.


Inilah Profil 5 Tokoh yang Diberi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2022

25 hari lalu

Inilah Profil 5 Tokoh yang Diberi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2022

Berikut adalah profil singkat lima tokoh yang diberi gelar pahlawan nasional pada 2022.


Ini Alasan Setiap 10 November Diperingati sebagai Hari Pahlawan

25 hari lalu

Ini Alasan Setiap 10 November Diperingati sebagai Hari Pahlawan

Hari Pahlawan ditujukan untuk mengenang gugurnya korban jiwa para pahlawan dalam pertempuran Surabaya.


Ahmad Basarah Ajak Generasi Muda Jadi 'Pahlawan Kebhinekaan'

25 hari lalu

Ahmad Basarah Ajak Generasi Muda Jadi 'Pahlawan Kebhinekaan'

Mempertahankan dan merawat kemerdekaan bukan perkara mudah


Parade Surabaya Juang Siap Jadi Event Nasional

26 hari lalu

Parade Surabaya Juang Siap Jadi Event Nasional

Dari hasil kurasi pemerintah pusat, Parade Surabaya Juang dan Festival Rujak Uleg masuk agenda nasional.


Merajut Toleransi di Kota Pahlawan

26 hari lalu

Merajut Toleransi di Kota Pahlawan

Deklarasi Surabaya Damai dan Silaturahmi Toleransi Kebangsaan memperteguh hidupnya toleransi di Kota Pahlawan.


5 Destinasi Menarik di Balai Kota Bandung, Gembok Cinta hingga Patung Dewi Sartika

26 hari lalu

5 Destinasi Menarik di Balai Kota Bandung, Gembok Cinta hingga Patung Dewi Sartika

Kebakaran Balai Kota Bandung mengejutkan warga. Di sana terdapat destinasi unggulan, ada gembok cinta hingga patung pahlawan nasional Dewi Sartika.