Penulis Buku Lulusan UIN Ini Akan Dipolisikan FPI, Kenapa?

Reporter

Ratusan orang dari FPI dan GMJ mengikuti aksi menolak kepemimpinan Gubernur Ahok di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, 1 Juni 2015. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

TEMPO.CO, Semarang - Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah akan melaporkan penulis buku Ahmad Fauzi ke Kepolisian Kota Semarang. Ahmad Fauzi adalah lulusan Aqidah Filsafat Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang, yang menulis buku Tragedi Incest Adam dan Hawa dan Nabi Kriminal dan buku Agama Skizofrenia: Kegilaan, Wahyu dan Kenabian.

Ketua Tim Advokasi FPI Jawa Tengah Zainal Abidin Petir menyatakan, buku Ahmad Fauzi telah menodai agama. “Penodaan agama tidak bisa dibiarkan. Bisa bahaya jika ada pembiaran yang membelokan Islam,” kata Zainal, Jumat, 2 Oktober 2015.

Zainal mempersoalkan beberapa isi pemikiran dalam buku tersebut. Misalnya, kata Zainal, Nabi Ibraham dianggap telah melakukan tindakan kriminal karena telah menyembelih anaknya. Zainal mengaku sudah membaca buku yang ditulis Fauzi itu. “Pemikirannya telah jelas-jelas penistaan nilai-nilai agama,” kata Zainal.

Beberapa waktu lalu, antara FPI Jawa Tengah dengan Ahmad Fauzi sebenarnya sudah bertemu. Mereka berdialog dengan dimediasi pihak kepolisian Semarang. Tapi, FPI tetap akan melaporkan Ahmad Fauzi ke polisi. Sebab, kata Zainal, cara berpikir Ahmad Fauzi hanya ilusi-ilusi saja. Kata-katanya pun, kata Zainal, cenderung puitis dan nyeniman.

Padahal, kata Zainal, terkait dengan wahyu-wahyu agama harus dengan cara ilahi bukan puisi. Soal pasal yang hendak dijeratkan ke Fauzi, Zainal belum bisa menyampaikan. “Ini kami masih berkoordinasi dengan teman-teman di kepolisian,” katanya.

Ahmad Fauzi menilai FPI tidak dewasa dalam menyikapi perbedaan. “Kalau ada pemikiran ya mari kita diskusikan. Tidak dengan cara-cara kekerasan dengan melapor ke polisi segala,” kata Fauzi.

Fauzi mengaku sudah berusaha menjelaskan pemikirannya ke FPI. Tapi, kata Fauzi, mereka tidak mau. Justru mereka melakukan pernyataan dengan cara interograsi. Fauzi merasa seluruh pemikirannya tentang agama ada dasar argumentasinya.

Misalnya, penggunaan judul Nabi Kriminal juga ada argumentasinya. Pernyataan nabi mendapat wahyu dengan cara kesurupan juga ada dasar argumennya. Fauzi menyebut dalam Al-Quran Surat As-Syuro ayat 182 juga disebutkan jika seorang nabi mau mendapatkan wahyu maka seperti dirasuki ruh halus. Dalam perspektif sosiologi primitif, kata Fauzi, kerasukan ruh halus itu juga bagian dari kesurupan.

Tapi, Fauzi mengakui penggunaan nabi kesurupan memang agak negatif. Sebab, selama ini kesurupan itu kesannya negatif. Atas laporan FPI ke polisi, Fauzi mempersilakan. “Itu hak mereka,” kata Fauzi. Tapi, Fauzi juga berpesan seharusnya pemikiran dilawan dengan pemikiran. “Bukan lapor ke kepolisian,” ujarnya.

ROFIUDDIN






ASEAN Mengutuk Keras Aksi Pembakaran Al Quran

2 hari lalu

ASEAN Mengutuk Keras Aksi Pembakaran Al Quran

ASEAN mengutuk keras tindakan pembakaran Al Quran, menyusul aksi yang dilakukan oleh politikus di Swedia dan negara Eropa lain belum lama ini.


2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

15 hari lalu

2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

Sebanyak 2 tersangka teroris Negara Islam Indonesia adalah simpatisan Rizieq Shihab & profil 9 korban Wowon Serial Killer jadi Top 3 Metro


Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

16 hari lalu

Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

Detasemen Khusus 88 Markas Besar Polri memeriksa rumah warga di RW03 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara berinisial AS (26), terduga teroris.


Cegah Banjir Besar Terulang, Semarang Akan Tebar Sumur Resapan

23 hari lalu

Cegah Banjir Besar Terulang, Semarang Akan Tebar Sumur Resapan

"Kalau Simpang Lima ke atas semua rumah tangga membangun sumur resapan, maka air di hulu bisa ditahan sehingga tidak terakumulasi menjadi banjir,.


Kota Semarang Jadi Simpul Ekonomi Jawa Punya Sejarah dari Zaman Kolonial

30 hari lalu

Kota Semarang Jadi Simpul Ekonomi Jawa Punya Sejarah dari Zaman Kolonial

Pelaksana Tugas Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita mengingatkan kembali peran Kota Semarang sebagai Simpul Ekonomi Jawa dalam mendorong perekonomian provinsi dan nasional.


KALEIDOSKOP 2022: Roy Suryo Tersandung Kasus Hukum Akibat Meme Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi

40 hari lalu

KALEIDOSKOP 2022: Roy Suryo Tersandung Kasus Hukum Akibat Meme Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi

Dalam sidang, Roy Suryo dituntut penjara satu tahun enam bulan dan denda sebesar Rp 300 juta subsider enam bulan kurungan.


KALEIDOSKOP 2022: Ferdinand Hutahaean Terjerat Kasus Penistaan Agama karena Cuitannya

41 hari lalu

KALEIDOSKOP 2022: Ferdinand Hutahaean Terjerat Kasus Penistaan Agama karena Cuitannya

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan Ferdinand Hutahaean bersalah dalam perkara ujaran kebencian cuitan Allahmu Lemah


Sidang Kasus Penistaan oleh Bambang Tri Mulyono Penggugat Ijazah Jokowi: Pemeriksaan Saksi Pelapor

41 hari lalu

Sidang Kasus Penistaan oleh Bambang Tri Mulyono Penggugat Ijazah Jokowi: Pemeriksaan Saksi Pelapor

PN Kota Solo menggelar sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Bambang Tri Mulyono, yang dulu pernah menggugat Presiden Jokowi terkait dugaan ijazah palsu.


Kuasa Hukum Roy Suryo Minta Sidang Pembelaan Digelar Offline

53 hari lalu

Kuasa Hukum Roy Suryo Minta Sidang Pembelaan Digelar Offline

Sidang pembelaan Roy Suryo bakal digelar pada Kamis depan.


Roy Suryo Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara Kasus Meme Stupa Candi Borobudur

53 hari lalu

Roy Suryo Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara Kasus Meme Stupa Candi Borobudur

Jaksa pun mempertimbangkan beberapa aspek yang memberatkan terdakwa Roy Suryo dalam kasus penistaan agama ini.