Jumat, 16 November 2018

Mayjen TNI Teddy Lhaksmana Jadi Pangdam Jaya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangdam Jaya Mayjen Agus Sutomo, memberikan sambutan sebelum memberikan paket sembako kepada warga. Dalam pidatonya, Pangdam Jaya mengajak warga agar menjaga lingkungan sungai Ciliwung. Jakarta, 12 Juli 2015. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Pangdam Jaya Mayjen Agus Sutomo, memberikan sambutan sebelum memberikan paket sembako kepada warga. Dalam pidatonya, Pangdam Jaya mengajak warga agar menjaga lingkungan sungai Ciliwung. Jakarta, 12 Juli 2015. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Staf Ahli Bidang Pertahanan Keamanan Badan Intelijen Negara (BIN) Mayor Jenderal TNI Teddy Lhaksmana akhirnya ditunjuk menjadi Panglima Kodam Jaya menggantikan Letnan Jenderal TNI Agus Sutomo yang dimutasi menjabat Komandan Diklat TNI AD. Kepala Bidang Penerangan Umum Pusat Penerangan TNI Kolonel Czi Berlin G. di Jakarta, Jumat, 11 September 2015, mengatakan mutasi jabatan itu berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/748/IX/2015 tanggal 10 September 2015 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI bahwa telah ditetapkan mutasi jabatan 51 perwira tinggi TNI.

    "Ini dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan. TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat strata perwira tinggi TNI, sehingga kinerja TNI ke depan lebih optimal," kata Berlin dalam keterangan tertulis.

    Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigadir Jenderal TNI Wuryanto juga membenarkan bahwa Mayjen TNI Teddy Lhaksmana ditunjuk sebagai Pangdam Jaya. Ia mengatakan kemungkinan yang bersangkutan akan menjabat sebagai Pangdam Jaya pekan depan setelah dilakukan serah-terima jabatan. "Beliau yang terbaik, cocok di Jakarta, pernah menjadi Kasdam (Kepala Staf Kodam). Sebelum ini, beliau menjabat Kasdam di Jakarta, jadi sudah paham betul tentang situasi Jakarta," ujar Wuryanto.

    Lulusan Akademi Militer angkatan 1983 ini juga dinilai berhasil dalam menjalankan tugasnya saat menjadi Kasdam Jaya. "Kalau dipilih tentu track record bagus. Buktinya waktu Kasdam berhasil menyelamatkan aset-aset tanah milik Kodam Jaya yang nilainya triliunan rupiah," tutur Wuryanto.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.