Korban Hilang di Laut Selatan Malang Ditemukan  

Reporter

Editor

Abdul Manan

Pecahan karang dan butiran pasir pantai Kondang Merak di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur, 20 Juni 2014. Pantai Kondang Merak terletak 64 km di sebelah selatan kota malang. TEMPO/Aris Novia Hidayat

TEMPO.CO, Malang - Satu dari dua wisatawan domestik yang hilang di laut selatan Kabupaten Malang pada Kamis petang, 31 Juli lalu, ditemukan dalam keadaan tewas, Senin, 4 Agustus 2014.

Korban bernama Bayu Hari Mulyono, 21 tahun, penduduk Jalan Bromo, Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, ditemukan di kawasan Pantai Bantol, Kecamatan Donomulyo, yang berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian di Pantai Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan. Pantai Bantol berada di sisi selatan Bajulmati.

"Kami menduga korban bernama Bayu Hari Mulyono dari kaus merah yang dipakai korban saat hidup," kata Maman Sudirman, Asisten Perhutani Sumbermanjing, kepada wartawan, Senin siang, 4 Agustus 2014.

Menurut Maman, saat ini tim search and rescue (SAR) masih mencari Antok L. Wahyudi, 24 tahun, tetangga Bayu di Jalan Bromo yang juga hilang. Tim SAR ini beranggotakan personel, antara lain, dari Perhutani, Satuan Polisi Air Kepolisian Resor Malang, Kepolisian Sektor Gedangan, Badan SAR Nasional Provinsi Jawa Timur, pos TNI Angkatan Laut Sendangbiru, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat.

Kepala Kepolisian Sektor Gedangan Ajun Komisaris Edy Sunyata menyampaikan, sebelum hilang digulung ombak, Bayu dan Antok sempat berenang bersama dua rekan mereka yang selamat, yakni Feri Susanto, 20 tahun, dan Candra, 21 tahun. Padahal, di lokasi kejadian sudah dipasang peringatan larangan mandi dan berenang.

Seusai berenang, empat sekawan itu berfoto narsis (selfie) dengan membelakangi ombak di saat cuaca mulai gelap. Saking asyiknya ber-selfie, mereka pelan-pelan makin jauh ke perairan dan tak menyadari kedatangan ombak besar yang menggulung mereka.

"Petugas di TKP (tempat kejadian perkara) sudah mengingatkan bahwa hari sudah mau gelap dan dilarang untuk tidak berenang di laut. Di TKP juga ada rambu larangan tidak boleh berenang. Namun, keduanya tetap berenang dan akhirnya hanyut terbawa ombak," kata Edy.

Sekretaris PMI Kabupaten Malang Aprillijanto menambahkan, personel PMI sudah sering memperingatkan para wisatawan yang berwisata di pantai-pantai selatan untuk tidak mendekati perairan dan tidak berenang karena ombaknya besar dan kuat. "Apalagi kalau pas cuaca buruk, rata-rata ketinggian ombak di selatan itu bisa sampai 2-3 meter. Dari sejumlah kasus orang hilang di perairan laut selatan, kebanyakan karena mereka mengabaikan peringatan," kata Aprillijanto.

Menurut dia, hampir semua obyek wisata pantai di wilayah Kabupaten Malang telah dipasangi rambu tanda bahaya mendekati dan berenang di laut selatan. Selain Pantai Bajulmati, pantai-pantai itu antara lain Pantai Lenggoksono, Pantai Sipelot, Pantai Gua Cina, Pantai Sendangbiru, Pantai Tamban, Pantai Ngantep, Pantai Balaikambang, dan Pantai Ngliyep.

ABDI PURMONO

Berita Lainnya
Bagaimana ISIS Masuk Indonesia?
Massa Kubu Prabowo-Hatta Paksa Gembok KPU
ISIS Hancurkan Makam Nabi Yunus, Ini Alasannya
Jokowi Bantah Tudingan Preteli Koalisi Pro-Prabowo
Justin Bieber Serang Orlando Bloom di Pesta






Hari Ketiga Pencarian, Tubuh Bocah 3 Tahun yang Tenggelam di Tangerang Ditemukan

38 hari lalu

Hari Ketiga Pencarian, Tubuh Bocah 3 Tahun yang Tenggelam di Tangerang Ditemukan

Arjuns jatuh ke dalam saluran air saat sedang bermain sepeda lalu hanyut dan tenggelam di Kali Cikupa, Kabupaten Tangerang


Pencarian Bocah 3 Tahun Tenggelam di Tangerang Terkendala Banyak Sampah di Sungai

38 hari lalu

Pencarian Bocah 3 Tahun Tenggelam di Tangerang Terkendala Banyak Sampah di Sungai

Bocah Arjuns terbawa arus dan tenggelam saat sedang bermain sepeda di pinggir saluran air


Cari Bocah 3 Tahun Tenggelam di Tangerang, Belasan Petugas Susur Kali Cikupa

39 hari lalu

Cari Bocah 3 Tahun Tenggelam di Tangerang, Belasan Petugas Susur Kali Cikupa

Petugas masih menyusuri Kali Angke, Tangerang untuk mencari Arjuna, 3 tahun, bocah yang tenggelam dan hanyut sejak kemarin


Petugas Telkom Diduga Tewas Tenggelam Saat Periksa Kabel Gorong-gorong di Pademangan

48 hari lalu

Petugas Telkom Diduga Tewas Tenggelam Saat Periksa Kabel Gorong-gorong di Pademangan

Petugas Telkom itu diduga tenggelam saat menyelam ke dalam gorong-gorong di kedalaman 3-4 meter tanpa alat pelindung diri.


Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Mookervart Kalideres

29 November 2022

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Mookervart Kalideres

Dugaan awal pihak kepolisian atas [enemuan mayat mengambang itu adalah korban tenggelam.


Korban Tenggelam di Sungai Cimanceuri Ditemukan, Diduga Terseret Arus

19 November 2022

Korban Tenggelam di Sungai Cimanceuri Ditemukan, Diduga Terseret Arus

Pencarian korban tenggelam itu melibatkan puluhan personel BPBD Kabupaten Tangerang dan Basarnas.


Korban Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan Mengambang di Kanal Banjir Barat

19 November 2022

Korban Tenggelam di Kali Ciliwung Ditemukan Mengambang di Kanal Banjir Barat

Seorang laki-laki ditemukan tewas mengambang di Kanal Banjir Barat pada Sabtu pagi setelah jatuh tenggelam di Kali Ciliwung, Kamis lalu.


Dua Bocah Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir di Tangerang, 1 Ditemukan Tewas, 1 Masih Dicari

16 September 2022

Dua Bocah Tenggelam di Danau Bekas Galian Pasir di Tangerang, 1 Ditemukan Tewas, 1 Masih Dicari

Petugas dibantu warga sekitar mencari dua bocah tenggelam itu dengan menyusuri danau menggunakan perahu karet dan menyelam ke dasar danau.


Rebahan di Tanggul, Seorang Pemuda Tenggelam di Kalijodo

3 Juli 2022

Rebahan di Tanggul, Seorang Pemuda Tenggelam di Kalijodo

Tim gabungan dari BPBD DKI, SAR DKI, Sudin Gulkarmat, dan Kepolisian masih mencari pemuda yang tenggelam di Kali Jodo atau Kalijodo


Kapal Nelayan Tenggelam di Selat Makassar, 17 Orang Ditemukan Selamat

29 Mei 2022

Kapal Nelayan Tenggelam di Selat Makassar, 17 Orang Ditemukan Selamat

Kapal nelayan KMN Ladang Pertiwi 02 mengangkut 42 orang yang terdiri atas tujuh anak buah kapal dan 35 penumpang.