Jumat, 14 Desember 2018

Pemerintah Akan Berlakukan Sistem Akreditasi bagi SLB

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan memberlakukan sistem akreditasi bagi sekolah tingkat TK sampai SLTA -- termasuk SLB, baik negeri maupun swasta. Alasannya, "akreditasi penting bagi penyelenggara pendidikan nasional sebagai tujuan akhir untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional," ujar Soedijarto, ketua Badan Akreditasi Sekolah (BAS) Nasional kepada TEMPO di Jakarta, Selasa (28/12). Dasarnya kata Soedijarto, sesuai amanat pasal 5 UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), yang menghendaki agar setiap warga negara mendapatkan pendidikan bermutu. Agar mutu pendidikan sesuai dengan apa yang seharusnya, juga adanya kebutuhan dari masyarakat akan standar yang dijadikan pagu (benchmark) maka perlu dilakukan akreditasi komprehensif berdasarkan standar mutu yang ditetapkan.Fungsi akreditasi, kata Soedijarto, sebagai pengetahuan, akuntabilitas, pembinaan dan pengembangan. Sebab itu, tambahnya, sesuai Kepmendiknas No.87/U/2002, komponen penilaian akreditasi terdiri dari 9 komponen yaitu kurikulum dan pembelajaran, administrasi dan manajeme, organisasi dan kelembagaan, sarana dan prasarana, ketenagaan, pembiayaan dan pendanaan, peserta didik, peran serta masyarakat dan lingkungan serta budaya. Bobot tiap komponen ini berbeda untuk tiap tingkatan sekolah, untuk SLB bobot tertinggi 20 diberikan untuk sarana prasarana dan tenaga pendidik, untuk TK, SD, SMP dan SMA, SMK bobot tertinggi 20 diberikan untuk kurikulum. “Asumsinya, pendidikan bermutu hanya dapat terjadi jika unsur-unsur yang mempengaruhi terjadinya proses belajar mengajar bisa memenuhi mutu pendidikan,”ujarnya.Sebenarnya, kata Soedijarto, sistem akreditasi ini sudah dilaksanakan di Jawa Barat. Namun karena banyaknya kritik, sistem ini diperbaiki dari penilaian yang bersifat subyektif, menjadi penilaian realitistis.Soedijarto menjelaskan, proses akreditasi ini akan dilakukan oleh Badan Akreditasi Sekolah (BAS) Provinsi untuk TK Luar Biasa, SD Luar Biasa, SMP Luar Biasa, SMA Luar Biasa, SMA dan SMK, BAS Kabupaten/Kota untuk TK,SD dan SMP. Sekolah yang ingin diakreditasi, katanya, akan dikirim isian evaluasi diri. Kemudian BAS akan mengirim tim asesor yang terdiri dari 3 orang untuk melakukan verifikasi selama 3 hari. Setelah itu BAS akan menerbitkan sertifikasi akreditasi berupa nilai A (skor 86-100), B (71-85) dan C (56-70) yang berlaku untuk 4 tahun. Sekolah yang tidak lulus akreditasi, menurut Soedijarto, tidak diperbolehkan melaksanakan ujian dan menerbitkan sertifikat kelulusan, meski masih dibolehkan menyelenggarakan pendidikan. Badriah

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.