Jumat, 14 Desember 2018

Rentetan Aksi FPI dari Masa ke Masa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) menggeruduk Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Yogyakarta, Jumat (10/02/2012). Sejumlah massa ini bermaksud memberikan dukungan kepada ketua FPI Yogyakarta, Bambang Tedi, tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan anggota Front Jihad Indonesia (FJI) yang berkasnya telah diserahkan dari Polresta Yogyakarta kepada Kejari Yogyakarta. TEMPO/Suryo Wibowo

    Sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) menggeruduk Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Yogyakarta, Jumat (10/02/2012). Sejumlah massa ini bermaksud memberikan dukungan kepada ketua FPI Yogyakarta, Bambang Tedi, tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seorang perempuan anggota Front Jihad Indonesia (FJI) yang berkasnya telah diserahkan dari Polresta Yogyakarta kepada Kejari Yogyakarta. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Desakan membekukan Front Pembela Islam muncul setelah peristiwa penolakan pembukaan cabang FPI di Kalimantan Tengah, Sabtu, 11 Februari 2012. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyatakan pihaknya sudah mempertimbangkan hal itu, mengingat adanya beberapa tindakan kekerasan yang dilakukan anggota ormas tersebut. 

    "Dalam undang-undang juga sudah ada aturannya jika ada tindakan kekerasan akan diberikan teguran keras, pembekuan, sampai dengan pembubaran. Kita sedang melakukan evaluasi tentang itu," ujarnya. (Baca:  Mendagri Kaji Kemungkinan Pembekuan FPI)

    Inilah sepak terjang Front Pembela Islam di Indonesia:

    September 1999
    Laskar Pembela Islam menutup tempat perjudian di Petojo Utara dan tempat pelacuran di Ciputat, Tanah Abang, Jakarta.

    4 Mei 2001
    Kantor SCTV, Jakarta, diprotes FPI karena menayangkan telenovela Esmeralda, yang di dalamnya ada tokoh antagonis bernama Fatimah. FPI khawatir, citra buruk Fatimah dalam sinetron bisa mencitrakan hal yang sama pada Fatimah Azahra, putri Nabi. SCTV menghentikan tayangan telenovela.

    20 April 2003
    Ketua FPI Rizieq ditahan karena dianggap menghina polisi dalam dialog di SCTV dan Trans TV. Ia sempat dibawa kabur pendukungnya, tapi akhirnya divonis tujuh bulan kurungan.

    29 Juli 2003
    Ketua FPI Rizieq dituntut hukuman tujuh bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

    19 November 2003
    Ketua FPI Rizieq dibebaskan dari tahanan Salemba.

    18 Desember 2003
    FPI akan mengubah paradigma perjuangan dari aksi massa dan kelaskaran ke pendidikan.

    24 Oktober 2004
    FPI minta maaf kepada Kapolda Metro Jaya atas aksi sweeping tempat hiburan.

    27 Oktober 2004
    Ketua PP Muhammadiyah minta FPI hentikan aksi kekerasan.

    28 Oktober 2004
    FPI bertekad tetap melakukan sweeping tempat hiburan selama bulan Ramadan.

    1 November 2004
    500 anggota FPI merusak kafe dan bentrok dengan Forum Masyarakat Kemang.

    23 Desember 2004
    150 anggota FPI bentrok dengan satpam JICT Tanjung Priok.

    27 Juni 2005
    FPI menyerang acara kontes Miss Waria di gedung Sarinah, Jakarta.

    9 Juli 2005
    Sekitar 400 orang beratribut FPI menyerbu kampus Mubarak. Mereka memberi ulitmatum, dalam hitungan 7 x 24 jam, FPI akan bertindak lebih tegas lagi.

    12 April 2006
    FPI menyerang dan merusak kantor majalah Playboy.

    20 Mei 2006
    Anggota FPI menggerebek 11 lokasi yang dinilai jadi tempat maksiat di Kampung Kresek, Pondok Gede.

    21 Mei 2006
    FPI menyegel kantor Fahmina Institute di Cirebon, yang menolak RUU Anti-Pornografi dan Pornoaksi.

    1 Juni 2008
    27 aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB), yang berdemo memprotes surat keputusan bersama Ahmadiyah, mengalami luka-luka
    dianiaya massa FPI.

    4 Juni 2008
    Rizieq dan 59 pengikutnya diciduk di markasnya terkait penyerangan AKKBB

    9 Oktober 2009
    Front Pembela Islam (FPI) mendemo rumah produksi Maxina Picture di Komplek Hotel Ibis Mangga Dua yang hendak mendatangkan aktris porno Jepang Maria Ozawa alias Miyabi.

    14 April 2010
    FPI ikut serta mempertahankan makam Mbah Priok di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    31 April 2010
    FPI membubarkan acara kaum Waria di Hotel Bumi Wiyata Kota Depok

    24 Juni 2010
    FPI Banyuwangi bersama Forum Umat Beragama dan LSM Gerak membubarkan acara sosialisasi kesehatan gratis dari Komisi IX DPR karena diduga acara temu kangen anggota eks-PKI.

    10 Februari 2011
    Juru bicara FPI, Munarman mengancam akan menggulingkan Pemerintahan SBY jika berani membubarkan FPI. Ancaman itu dikeluarkan dalam menanggapi pernyataan Presiden di Kupang yang mengatakan "ormas yang terbukti melanggar hukum melakukan kekerasan, dan meresahkan masyarakat, jika perlu harus dibubarkan." Pernyataan itu dilontarkan tidak lama setelah tragedi penyerangan jamaah Ahmadiyah di Cikeusik, Banten.

    26 Juli 2011
    Massa FPI merusak gedung tempat pertemuan waria di Purwokerto, Jawa Tengah.

    8 Agustus 2011
    Sekitar 30 orang FPI mengobrak-abrik warung Coto Makassar di Jl. AP Pettarani, Makassar karena tetap buka siang hari saat bulan puasa.

    20 Agustus 2011
    Massa FPI sweeping warung makan yang menjual dagangannya pada siang hari di kawasan puncak Bogor, Jawa Barat. Aksi tersebut dilakukan agar para pemilik warung menghormati umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.

    27 Agustus 2011
    Massa FPI mengeruduk kantor SCTV dan mendesak stasiun televisi itu membatalkan penayangan film berjudul '?'. FPI menilai Film '?' menggambarkan umat islam itu bengis dan jahat.

    28 Agustus 2011
    Ratusan anggota FPI merusak mobil Daihatsu Luxio di kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Mobil tersebut diduga milik seorang penjual minuman keras.  Di Matraman Raya, Cempaka Putih, massa FPI bentrok dengan pemuda.

    28 Oktober 2011
    Ratusan anggota FPI bentrok dengan anggota Polres Metro Bekasi saat menggelar unjuk rasa di depan Sekolah Yayasan Mahanaim di Rawa Lumbu, Bekasi, Jawa Barat. Unjuk rasa itu digelar karena FPI menilai yayasan sekolah telah melakukan pemurtadan agama terhadap warga Bekasi sejak tahun 2008 silam. Dalam aksi itu, massa FPI melempari bangunan Sekolah Yayasan Mahanaim, dengan batu dan benda keras lainnya.

    12 Januari 2012
    Massa dari FPI dan Forum Umat Islam (FUI) demo di depan kantor Kemendagri. Massa kemudian melempari gedung Kemendagri dengan batu dan telur busuk. Aksi protes dilakukan atas pembatalan Perda Miras oleh pihak Kemendagri.

    DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER I DANNI M I PDAT I NI

    Berita Terkait:
    Ada Aksi “Indonesia Tanpa FPI”, FPI Cuek

    FPI di Kediri Ditolak Pesilat Muslim
    Aksi Kekerasan Jadi Pertimbangan FPI Dibekukan

    Kronologi Penolakan FPI Kalimantan Tengah
    Presiden SBY: Mestinya FPI Bertanya Kenapa Ditolak

    Pemerintah Kaji Kemungkinan Pembekuan FPI 
    Dilaporkan FPI, Gubernur Kalteng Mesam-mesem

    Soal Laporan FPI, Kemendagri Bela Gubernur Kalteng


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.