Pesawat Tergelincir di Bandara Mulia Papua

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Grand Caravan milik maskapai penerbangan Sky Aviation dalam penerbangan perdana di Bandara Blimbingsari, Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur. ANTARA/Seno S

    Pesawat Grand Caravan milik maskapai penerbangan Sky Aviation dalam penerbangan perdana di Bandara Blimbingsari, Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur. ANTARA/Seno S

    TEMPO Interaktif, Jayapura-Pesawa jenis Karavan PK MAD, milik Mission Aviation Fellowship, tergelincir di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua sekitar puku l 10.25 WIT, Jumat 11 Maret 2011. Juru bicara Polda Papua, Kombes Pol Wachyono mengungkapkan pesawat tersebut terbang dari Jayapura menuju Mulia.

    “Pilot yang membawa pesawat itu bernama Brent Palmer berkewarganegaraan Amerika Serikat. Pesawat tersebut juga membawa 10 orang penumpang dan saat tergelincir tak ada korban jiwa,” katanya di Jayapura, Jumat (11/3) sore.

    Dia menyebutkan pesawat itu tergelincir karena satu ban sebelah kiri agak kempes sehingga pesawat tersebut keluar jalur. “Akibat tergelincirnya pesawat ini, mengakibatkan sayap sebelah kiri dan baling-baling rusak,” ujarnya.

    Hingga saat ini, pesawat masih berada di Bandara Muliasebab belum dapat dievakuasi ke pinggir landasan sebab masih terkendala peralatan. “MAF masih menunggu mekaniknya dari Jayapura,” jelasnya.

    Untuk diketahui Bandara Mulia berada di ketinggian 2800-an kaki diatas permukaan laut. Bandara tersebut cukup curam untuk pesawat-pesawat berbadan kecil jika ingin mendarat ataupun terbang dari bandara ini, s ebab bandara tersebut juga diapit oleh dua gunung. 

    Cunding Levi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.