Minggu, 18 November 2018

Gempa 5,5 SR Guncang Solok, Seorang Warga Lubuk Selasih Meninggal

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. freepik.com

    Ilustrasi gempa. freepik.com

    TEMPO.CO, JakartaGempa tektonik 5,5 Skala Richter pukul 14.58 WIB mengguncang Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Guncangan gempa juga terasa di Kota Padang, Sumatera Barat. Seorang warga Lubuk Selasih, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang Bustami Buyung, 63 tahun meninggal tertimpa dinding rumahnya yang roboh.

    Baca juga: Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Malang, Tidak Berpotensi Tsunami

    Wali Nagari Batang Barus Syamsul Azwar mengatakan korban tewas tertimpa dinding rumahnya. “Korban bersama anak dan istrinya baru selesai bekerja membersihkan bawang yang baru dipanen, korban tertidur saat gempa terjadi dan tidak sempat keluar rumah, dinding rumahnya roboh menimpa korban,” kata Syamsul Azwar.

    Ia mengatakan guncangan gempa terasa sangat kuat. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam rilisnya mengatakan dari hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini memiliki kekuatan M=5,5 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,4. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,07 LS dan 100,55 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15 km arah barat daya Kota Solok, Kabupaten Solok Barat pada kedalaman 14 km.

    Gempabumi yang terjadi di Kabupaten Solok ini menurut Rahmat Triyono merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang terjadi akibat aktivitas Zona Sesar Sumatera pada segmen Sumani. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar geser mendatar.

    Baca juga: Gempa Bermagnitudo 4,8 Guncang Bali, Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa dirasakan kuat oleh masyarakat di kawasan Danau Kembar, Kabupaten Solok yang berada di kaki Gunung Talang yang merupakan pusat gempa. “Guncangannya sangat kuat, di sini ada 10 rumah yang rusak,” kata Amri Kamal, warga Tanjung nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Solok. Guncangan yang kuat juga dirasakan warga lainnya. “Gempanya kuat sekali, sampai rumah goyang-goyang dan berbunyi,” kata Dimas, warga empalsmen Perkebunan Teh PTPN.VI Unit Danau Kembar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.