Piting Kekasih Hingga Tewas, Lelaki Ini Dihukum 11 Tahun

Reporter

Selasa, 3 November 2015 23:01 WIB

Ilustrasi pembunuhan. (lakonhidup)

TEMPO.CO, Madiun - Majelis hakim Pengadilan Negeri Madiun, Jawa Timur, menghukum Mohammad Husain alias Dedi, 22 tahun, terdakwa pembunuh pacarnya sendiri, Ririn Puspitasari, 21 tahun, selama 11 tahun, Selasa, 3 November 2015. Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa. "Hukuman dikurangi setahun dari tuntutan jaksa 12 tahun," kata ketua majelis hakim Wadji Pramono saat membacakan amar putusan.

Pertimbangan hakim untuk meringankan hukuman warga Desa Jogodayuh, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun itu karena bersikap sopan selama persidangan, menyesali perbuatannya, dan belum pernah dihukum. Adapun hal yang memberatkan adalah kelakuan terdakwa mengakibatkan penderitaan psikologis orang tua Ririn karena korban merupakan anak tunggal.

Dalam perkara yang menewaskan mahasiswi Akademi Kebidanan Insan Cendekia, Jombang, Jawa Timur pada 14 Juni 2015 lalu itu terdakwa dinyatakan terbukti melanggar Pasal 338 Kitab Undang - Undang Hukum Pidana tentang pembunuhan.

Dalam materi putusan, hakim menyebutkan bahwa pembunuhan itu dilakukan secara spontan. Menurut Wadji, terdakwa tega menghabisi nyawa Ririn karena dibakar api cemburu. Terdakwa menuduh Ririn masih menjalin hubungan dengan bekas pacarnya yang bernama Dodik.

Rasa cemburu itu diungkapkan terdakwa di teras rumahnya saat siang. Dedi menanyakan sejauh mana hubungan Ririn dengan sang mantan. Emosi Ririn mendidih lantaran merasa selalu dicurigai bermain serong. Saking jengkelnya, warga Desa Krandegan, Kecamatan Kebonsari, itu akhirnya mengancam akan memutus hubungannya dengan Dedi.

Ancaman Ririn membuat Dedi makin kalap. Dengan amarah meluap ia menyerang kekasihnya itu. "Korban dibunuh dengan cara dipiting lehernya," ucap Wadji.

Pada malam harinya Dedi membuang jasad Ririn di tepi jalan Desa Nglandung, Kecamatan Geger. Tubuh yang sudah tak bernyawa itu digeletakkan di dekat sepeda motor Honda Scoppy milik korban. Terdakwa berniat membuang jejak dengan merancang seolah-olah Ririn tewas akibat kecelakaan lalu lintas.

Menanggapi putusan hakim, Dedi menyatakan menerima. Adapun jaksa penutut umum Rohyani menyatakan pikir-pikir karena putusan hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan.

NOFIKA DIAN NUGROHO

Berita terkait

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Polisi Siapkan Tim Khusus Periksa Kejiwaan Tarsum

7 jam lalu

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Polisi Siapkan Tim Khusus Periksa Kejiwaan Tarsum

Tarsum mengakui telah membunuh dan memutilasi istrinya sendiri

Baca Selengkapnya

Terkuak, Alasan Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas

8 jam lalu

Terkuak, Alasan Ayah di Bekasi Hantam Anak Kandung dengan Linggis Hingga Tewas

Seorang ayah di Bekasi berinsial N, 61 tahun, menghantam anak kandungnya sendiri berinisial C, 35 tahun menggunakan linggis hingga tewas.

Baca Selengkapnya

Polisi Duga Suami Mutilasi Istri di Ciamis Karena Depresi Masalah Ekonomi

12 jam lalu

Polisi Duga Suami Mutilasi Istri di Ciamis Karena Depresi Masalah Ekonomi

Polres Ciamis Jawa Barat, belum dapat memastikan motif pembunuhan dan mutilasi oleh suami ke istri di Dusun Sindangjaya.

Baca Selengkapnya

Ayah di Bekasi Hantam Anak dengan Linggis Hingga Tewas Gara-gara Cekcok Urusan Menantu

14 jam lalu

Ayah di Bekasi Hantam Anak dengan Linggis Hingga Tewas Gara-gara Cekcok Urusan Menantu

Keributan antara bapak dan anak di Bekasi ini dipicu urusan menantu, atau istri dari korban. Si anak minta ayannya mencari keberadaan sang istri.

Baca Selengkapnya

Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

17 jam lalu

Kanada Tuntut Tiga Tersangka Pembunuhan Pemimpin Sikh, Diduga Terkait India

Polisi Kanada pada Jumat menangkap dan mendakwa tiga pria India atas pembunuhan pemimpin separatis Sikh Hardeep Singh Nijjar tahun lalu.

Baca Selengkapnya

Mayat Perempuan dalam Koper, Pelaku Pembunuhan dan Korban Telah Dua Kali Berhubungan Intim

1 hari lalu

Mayat Perempuan dalam Koper, Pelaku Pembunuhan dan Korban Telah Dua Kali Berhubungan Intim

Pelaku pembunuhan dan korban telah dua kali berhubungan intim. Permintaan korban untuk segera dinikahi membuat pelaku marah.

Baca Selengkapnya

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku dan Korban Sempat Bertemu di Kantor Sebelum ke Hotel

1 hari lalu

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku dan Korban Sempat Bertemu di Kantor Sebelum ke Hotel

Polisi menyatakan kronologi kasus mayat dalam koper bermula ketika pelaku bertemu korban di kantor.

Baca Selengkapnya

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Depan Rumah Warga

1 hari lalu

Suami Mutilasi Istri di Ciamis, Potongan Tubuh Dikumpulkan di Depan Rumah Warga

Seorang suami memutilasi istrinya. Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

Baca Selengkapnya

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku Pakai Uang Kantor Sebesar Rp 7 Juta

1 hari lalu

Kasus Mayat dalam Koper, Pelaku Pakai Uang Kantor Sebesar Rp 7 Juta

Pelaku kasus mayat dalam koper gunakan uang kantornya sebesar Rp 7 juta untuk kabur.

Baca Selengkapnya

Kasus Mayat dalam Koper, Polisi Sebut Korban Sempat Minta Dinikahi Pelaku

1 hari lalu

Kasus Mayat dalam Koper, Polisi Sebut Korban Sempat Minta Dinikahi Pelaku

Polisi mengungkap motif pembunuhan kasus mayat dalam koper.

Baca Selengkapnya