Sampah di Kuta Kian Mengkhawatirkan

Reporter

Rabu, 1 Januari 2014 03:55 WIB

Dua petugas kebersihan mengangkut sampah kayu ke alat berat untuk dibuang dari Pantai Kuta, Bali. TEMPO/Johannes P. Christo

TEMPO.CO , Denpasar--Bali Marine Protection Network Manager Conservation International, Made Iwan Dewantama mengatakan sampah kiriman di pantai Kuta setiap tahun cukup mengkhawatirkan. Ia mengatakan pemerintah selama ini salah mengelola penanggulangan sampah dan tiak pernah menyentuh akar masalah.

Permasalahan utama, menurut iwan merupakan tidak terkelolanya Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ada di 3 kabupaten di Bali. "Lemah dalam pengelolaan sungai. Pengelolaan sungai di Bali kan enggak jelas," kata Iwan saat dihubungi Tempo, Kamis, 26 Desember 2013. "Sungai hanya menjadi tempat pembuangan sampah, itu didorong oleh arus dari barat menuju timur dan itu terkumpul di Kuta."

Sementara Gubernur Bali, Made Mangklu Pastika mengatakan akan melakukan penelitian tentang kedatangan sampah kiriman di Kuta. "Kami akan lihat dulu,apa benar itu. Nanti kami akan lakukan penelitian dulu, survei dulu. Sungai yang mana membawa banyak sampah," kata Pastika, ketika Refleksi akhir tahun Pemerintah Provins Bali, Selasa 31 Desember 2013.

Selama ini Pastika menceritakan, sampah kiriman bukan hanya ada di pantai Kuta. Namun di pantai bagian barat Bali, juga mengalami hal yang sama. Misal, di pantai Sumberklamok Buleleng. Apalagi, di pantai tersebut tidak ada aliran sungai. "Itu kan belum tentu benar, ya kan hanyut. Kaya sampah yang di Sumber Kelampok (kabupaten Buleleng) itu, kan banyak sekali itu. Disana kan tidak ada sungai, dari mana datangnya?"

Setiap harinya hampir 10 sampai 15 ton sampah kiriman yang memenuhi pesisir pantai Kuta. Hal itu tentu mengganggu aktivitas wisatawan yang sedang berlibur di Kuta. Pastika bahkan meminta kepada wisatawan untuk turut menerima keadaan keadaan tersebut, selayaknya menikmati keindahan Pantai Kuta. "Jadi selamat datang di Kuta, tapi tolong sampahnya juga dinikmati, " katanya.

PUTU HERY INDRAWAN

Terpopuler:

Begini Cara Daftar Jadi Peserta BPJS Kesehatan

Baru Dibuka Jokowi, JLNT Casablanca Sudah Macet

Ibu Ini Tak Sengaja Potret Anaknya Bersama Hiu

Premi 1 Pejabat Setara Subsidi 83 Orang Miskin

Berita terkait

Undip dan Brin Kembangkan Pendeteksi Logam Berat dalam Limbah Industri

26 Oktober 2023

Undip dan Brin Kembangkan Pendeteksi Logam Berat dalam Limbah Industri

BRIN dan Universitas Diponegoro (Undip) menjalin kolaborasi riset untuk pengembangan metode alternatif pendeteksi logam di limbah industri.

Baca Selengkapnya

Cerita Warga Bekasi Kena Penyakit Kulit karena Air PAM, Sempat Dikira Sebab Udara Kotor

19 September 2023

Cerita Warga Bekasi Kena Penyakit Kulit karena Air PAM, Sempat Dikira Sebab Udara Kotor

Menurut pelanggan Perumda Tirta Patriot itu, banyak warga Bekasi yang juga mengalami penyakit kulit karena air PAM, selain dirinya.

Baca Selengkapnya

Kali Bekasi Tercemar Limbah Industri Hitam dan Bau, Suplai Air PAM 40 Ribu Pelanggan Sudah 3 Hari Terhenti

15 September 2023

Kali Bekasi Tercemar Limbah Industri Hitam dan Bau, Suplai Air PAM 40 Ribu Pelanggan Sudah 3 Hari Terhenti

Akibat suplai air PAM terhenti 3 hari, warga Bekasi terpaksa beli air isi ulang dan tidak mandi untuk menghemat air.

Baca Selengkapnya

Kali Bekasi Tercemar Limbah Industri, Suplai Air PAM Warga Terganggu

11 Agustus 2023

Kali Bekasi Tercemar Limbah Industri, Suplai Air PAM Warga Terganggu

Perumda Tirta Patriot mengambil air Sungai Kalimalang sebagai penetral untuk dicampur dengan air baku Kali Bekasi.

Baca Selengkapnya

Mengenal Limbah B3, Begini Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Limbah Elektronik dan Industri

30 November 2022

Mengenal Limbah B3, Begini Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Limbah Elektronik dan Industri

Limbah B3 dibagi menjadi limbah elektronik dan fashion. Hal ini menjadi permasalahan utama yang akan menyerang kondisi manusia dan lingkungan dalam keseharian.

Baca Selengkapnya

Ratusan Ribu Ikan Bandeng Nelayan Semarang Mati, Diduga Tercemar Limbah Industri

6 Juli 2022

Ratusan Ribu Ikan Bandeng Nelayan Semarang Mati, Diduga Tercemar Limbah Industri

Warga menduga kematian ikan bandeng di keramba tersebut akibat limbah dari Kawasan Industri Lamicitra.

Baca Selengkapnya

Grup MIND ID Uji Coba Aplikasi Pengelola Limbah Tambang

31 Maret 2022

Grup MIND ID Uji Coba Aplikasi Pengelola Limbah Tambang

Aplikasi MASTERMINE diharapkan dapat menghasilkan nilai efisiensi 10-20 persen dari total biaya pengolahan air limbah tambang.

Baca Selengkapnya

Mahasiswa Universitas Brawijaya Riset Bulu Ayam Penyerap Limbah Industri Tekstil

29 Juli 2021

Mahasiswa Universitas Brawijaya Riset Bulu Ayam Penyerap Limbah Industri Tekstil

Pengelolaan limbah cair tekstil pascaproduksi ditujukan untuk menghilangkan atau mereduksi kadar bahan pencemar sehingga limbah cair industri memenuh

Baca Selengkapnya

KLHK Ungkap Penyebab 59 Persen Sungai di Indonesia Tercemar Berat

28 Juli 2021

KLHK Ungkap Penyebab 59 Persen Sungai di Indonesia Tercemar Berat

KLHK menuturkan 59 persen sungai di Indonesia masih dalam kondisi tercemar berat.

Baca Selengkapnya

Dua Anggota Ormas Nyaris Bentrok di Tambun Bekasi

2 Juni 2021

Dua Anggota Ormas Nyaris Bentrok di Tambun Bekasi

Diduga, kedua ormas itu berselisih soal pengelolaan limbah industri otomotif di sana.

Baca Selengkapnya