Tersangka Korupsi Hibah Persiba Bisa Bertambah

Reporter

Editor

Raihul Fadjri

Rabu, 21 Agustus 2013 18:39 WIB

TEMPO/Suryo Wibowo

TEMPO.CO, Yogyakarta - Jumlah tersangka kasus dugaan korupsi hibah Koni Bantul, Yogyakarta untuk klub sepak bola Persiba pada 2011sangat mungkin bertambah. “Kasus ini masih panjang dan melibatkan banyak orang di lokasi yang berbeda,” ujar koordinator Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi DIY, Abdullah, kepada Tempo Rabu 21 Agustus 2013.

Menurut dia penetapan dua tersangka, yakni bekas Bupati Bantul Idham Samawi dan Bekas Kepala Kantor Pemuda dan Olah Raga Bantul Edi Bowo Nurcahyo, hasil proses penyelidikan yang belum melibatkan semua saksi di daftar periksa Tim Kejati DIY. Dia memberi contoh, anggota DPRD Bantul yang diperiksa baru beberapa saja. "Kami ambil sampel saja, dua yang mendukung hibah dan dua yang menolak," ujar dia.

Dalam proses penyidikan, kata Abdullah, Tim Kejati DIY bakal memanggil lebih banyak lagi anggota dewan Bantul. Pemanggilan ini untuk mencari keterangan lebih banyak mengenai proses pemberian persetujuan legislatif terhadap pemberian dana APBD untuk hibah ke KONI Bantul, yang Rp12,5 milyar di antaranya, mengalir ke Persiba. "Makanya, setiap hari kerja ada pemanggilan saksi. Dua pekan terakhir ada 17 orang kami panggil," kata dia.

Abdullah menjelaskan Tim Kejati DIY masih harus menelusuri semua hilir tempat dana hibah itu mengalir. "Sampai Hotel dan maskapai yang katanya dipakai Persiba dengan dana ini juga kami cek, lokasinya ada di Jawa dan luar Jawa," ujar dia. Berdasar dokumen penggunaan dana Hibah Koni Bantul untuk Persiba ini sangat beragam. “Kami masih berupaya menelusuri alirannya untuk memastikan ada bukti penyelewengan lain.”

Salah satu penelusuran aliran dana ialah ke para pemberi hutang Persiba yang menerima duit pengembalian dengan dana hibah ini. Kejati DIY sudah memanggil pemberi hutang yang terdiri dari pengusaha, anggota dewan Bantul, polisi yang merangkap kontraktor, pejabat Pemkab Bantul dan bagian keuangan PT Kedaulatan Rakyat. "Kesimpulan hasil pemeriksaannya masih belum bisa kami publikasikan," ujar dia.

Hingga kini Idham Samawi belum bisa dikonfirmasi. Tapi, Bupati Bantul, Sri Suyawidati, yang juga istri Idham Samawi, pernah mengatakan, dia yakin suaminya tak menilep dana hibah itu. "Satu sen pun tak ada yang masuk ke kantong pak Idham," kata dia. Sebagai politisi PDI Perjuangan Idham Samawi didampingi 15 pengacara yang dikoordinir politisi PDI Perjuangan, Trimedia Panjaitan. Trimedia juga belum bisa dikonfirmasi.

ADDI MAWAHIBUN IDHOM

Berita terkait

Kejati Jambi Periksa Kasus TPPO Berkedok Magang di Jerman, Tunjuk 5 Jaksa Peneliti

39 hari lalu

Kejati Jambi Periksa Kasus TPPO Berkedok Magang di Jerman, Tunjuk 5 Jaksa Peneliti

Polda Jambi sedang menyelidiki kasus dugaan TPPO ferienjob dengan tiga orang terlapor.

Baca Selengkapnya

Bendahara Dinas Transmigrasi Papua Barat Tersangka Korupsi, Uang Dipakai untuk Bagikan THR

49 hari lalu

Bendahara Dinas Transmigrasi Papua Barat Tersangka Korupsi, Uang Dipakai untuk Bagikan THR

Dugaan sementara kerugian keuangan negara akibat korupsi di Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat itu sebesar Rp 1.074.118.209.

Baca Selengkapnya

Kejati Babel Tangkap Bos Timah Perusak Hutan Lindung Pantai Bubus Saat Hendak Kabur ke Jakarta

7 Maret 2024

Kejati Babel Tangkap Bos Timah Perusak Hutan Lindung Pantai Bubus Saat Hendak Kabur ke Jakarta

Kejar-kejaran terjadi sebelum penangkapan bos timah Babel itu saat dia mengendarai Toyota Fortuner dan hendak terbang ke Jakarta.

Baca Selengkapnya

Bawaslu dan Kejaksaan Tinggi Sumut Telusuri Video Dugaan Pejabat Batubara Dukung Prabowo-Gibran

15 Januari 2024

Bawaslu dan Kejaksaan Tinggi Sumut Telusuri Video Dugaan Pejabat Batubara Dukung Prabowo-Gibran

Anggota Bawaslu Sumut Saut Boang Manalu mengatakan, siang ini Bawaslu Kabupaten Batubara telah meminta penjelasan dari Kepala Polres Batubatara.

Baca Selengkapnya

ICJR Apresiasi Kejati Banten Hentikan Kasus Pembunuh Maling Kambing

17 Desember 2023

ICJR Apresiasi Kejati Banten Hentikan Kasus Pembunuh Maling Kambing

ICJR menilai, pentingnya kejaksaan memegang kontrol penyidikan dalam menangani perkara untuk mencegah penyalahgunaan wewenang pada tahap penyidikan.

Baca Selengkapnya

Kejaksaan Tinggi Banten Hentikan Kasus Peternak Kambing yang Dipenjara karena Tusuk Maling

16 Desember 2023

Kejaksaan Tinggi Banten Hentikan Kasus Peternak Kambing yang Dipenjara karena Tusuk Maling

Kejaksaan Tinggi Banten menyatakan bahwa telah terjadi pembelaan terpaksa oleh Muhyani.

Baca Selengkapnya

Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung Tahan Pejabat PT Timah

14 Desember 2023

Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung Tahan Pejabat PT Timah

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Bangka Belitung menahan pejabat PT Timah terkait dugaan korupsi mesin pencuci pasir timah.

Baca Selengkapnya

Kasi Imigrasi Bandara I Gusti Ngurah Rai Jadi Tersangka dalam Kasus Penyalahgunaan Fasilitas Fast Track

16 November 2023

Kasi Imigrasi Bandara I Gusti Ngurah Rai Jadi Tersangka dalam Kasus Penyalahgunaan Fasilitas Fast Track

Kepala Seksi Imigrasi Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Hariyo Seto, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan fasilitas Fast Track.

Baca Selengkapnya

Berkas Perkara Rihana Rihani Masih P 19, Polda Metro Jaya Segera Serahkan ke Kejati Banten

19 Agustus 2023

Berkas Perkara Rihana Rihani Masih P 19, Polda Metro Jaya Segera Serahkan ke Kejati Banten

Perkara Rihana Rihani diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Banten karena locus delicti berada di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel).

Baca Selengkapnya

Kejagung Tetapkan Eks Dirjen Minerba ESDM Ridwan Djamaluddin Tersangka Penjualan Nikel Antam di Konawe Utara

9 Agustus 2023

Kejagung Tetapkan Eks Dirjen Minerba ESDM Ridwan Djamaluddin Tersangka Penjualan Nikel Antam di Konawe Utara

Kejagung tetapkan eks Dirjen Minerba ESDM Ridwan Djamaluddin sebagai tersangka kasus korupsi penjualan nikel PT Antam Blok Mandiodo, Konawe Utara.

Baca Selengkapnya