Komite Etik Tak Boleh Tutupi Perkara Hambalang  

Reporter

Editor

Fanny Febiana

Jumat, 22 Februari 2013 11:27 WIB

Hambalang Bogor. Tempo/Arihta U Surbakti

TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Pusat Kajian Anti-Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada, Hifdil Alim, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi tak terlalu fokus pada pengusutan pembocor surat perintah penyidikan penetapan Anas Urbaningrum sebagai tersangka. "Sprindik itu sebetulnya bukan persoalan yang levelnya sangat serius," kata Hifdil ketika dihubungi, Jumat, 22 Februari 2013.

Apalagi, kata Hifdil, KPK telah mengakui sprindik itu asli. Dia mengatakan, saat ini yang lebih diperlukan adalah menuntaskan substansi korupsi Hambalang. "Kasus Hambalang harus segera dieksekusi, beberapa alat bukti sudah muncul di persidangan, lalu kenapa sampai hari ini masih belum dilanjutkan perkaranya?" kata Hifdil.

Pembentukan komite etik, kata Hifdil, justru dikhawatirkan akan memecah konsentrasi pimpinan KPK untuk menuntaskan kasus. “Kenapa ini menjadi sangat heboh, itu yang saya pertanyakan,” kata dia.

Kemarin, KPK memutuskan membentuk komite etik untuk menyelidiki kebocoran draf sprindik. Komite Etik, kata Johan, akan dibentuk dalam waktu dua pekan mendatang. Komite akan berisi unsur internal dan eksternal KPK.

Berdasarkan hasil penyelidikan internal yang dibentuk dua minggu lalu, KPK menyatakan bahwa dokumen yang beredar luas di sejumlah media massa itu asli. "Dokumen yang beredar itu adalah dokumen milik KPK," ujar juru bicara KPK, Johan Budi S.P., pada saat konferensi pers di kantornya.

IRA GUSLINA SUFA

Baca juga:

Nazar: Anas Bikin Cerita Tipu-tipu Mahabharata

Kode Korupsi Al-Quran: Santri, Pengajian, Murtad

KPK Kembali Periksa Elda Devianne

Ini Alasan Pemerintah Ingin Hapus Dinasti Politik

Berita terkait

Demokrat Kasihani Anas Urbaningrum, Sebut Jadi Korban Adu Domba Kubu Moeldoko dan PKN

13 April 2023

Demokrat Kasihani Anas Urbaningrum, Sebut Jadi Korban Adu Domba Kubu Moeldoko dan PKN

Politikus Demokrat Herman Khaeron menilai pidato Anas Urbaningrum lebih cenderung mengarahkan pada politik persahabatan, alih-alih politik permusuhan.

Baca Selengkapnya

Pengembangan Kawasan Olahraga Hambalang Terganjal Masalah Hukum

17 Maret 2021

Pengembangan Kawasan Olahraga Hambalang Terganjal Masalah Hukum

Menpora Zainuddin Amali merespons kemungkinan Kawasan Olahraga Hambalang sebagai lokasi pemusatan latihan nasional.

Baca Selengkapnya

KPK Beri Lampu Hijau Pembangunan Hambalang Dilanjutkan, tapi ...

21 Juli 2020

KPK Beri Lampu Hijau Pembangunan Hambalang Dilanjutkan, tapi ...

Pembangunan proyek Hambalang sebagai lokasi pelatnas sudah mendapat lampu hijau dari KPK untuk dilanjutkan, namun terkendala wabah Covid-19.

Baca Selengkapnya

Menpora Susun Grand Design Olahraga, Akan Lahirkan Zohri Baru

27 Mei 2020

Menpora Susun Grand Design Olahraga, Akan Lahirkan Zohri Baru

Kemenpora sedang menyusun Grand Design Olahraga Nasional untuk menghasilkan atlet berprestasi secara sistematik

Baca Selengkapnya

SBY: Saya Menahan Emosi Difitnah Soal Century dan Hambalang

11 November 2018

SBY: Saya Menahan Emosi Difitnah Soal Century dan Hambalang

Curahan hati ini diungkapkan SBY saat menutup pembekalan calon anggota legislatif Partai Demokrat yang sudah berlangsung sejak kemarin.

Baca Selengkapnya

Ajukan PK, Anas Urbaningrum Minta Divonis Bebas

12 Juli 2018

Ajukan PK, Anas Urbaningrum Minta Divonis Bebas

Bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum meminta divonis bebas lewat permohonan PK dalam kasus Hambalang.

Baca Selengkapnya

Ajukan PK, Anas Urbaningrum Gunakan Empat Novum Ini

24 Mei 2018

Ajukan PK, Anas Urbaningrum Gunakan Empat Novum Ini

Dalam peninjauan kembali atau PK tersebut, Anas Urbaningrum mengajukan empat bukti baru atau novum.

Baca Selengkapnya

Jalani Hukuman 3,5 Tahun, Choel Dikirim ke Penjara Sukamiskin

21 Juli 2017

Jalani Hukuman 3,5 Tahun, Choel Dikirim ke Penjara Sukamiskin

Choel Mallarangeng akan menjalani hukumannya selama 3,5 tahun penjara di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Baca Selengkapnya

Setelah Bebas, Andi Mallarangeng Kembali ke Demokrat Bantu SBY  

20 Juli 2017

Setelah Bebas, Andi Mallarangeng Kembali ke Demokrat Bantu SBY  

Selain kembali bergabung dengan Partai Demokrat dan membantu SBY, Andi Mallarangeng berencana kembali mengajar di kampus.

Baca Selengkapnya

Andi Alifian Malarangeng Hari Ini Bebas Murni

19 Juli 2017

Andi Alifian Malarangeng Hari Ini Bebas Murni

Andi Mallarangeng terpidana kasus korupsi Hambalang telah dinyatakan bebas murni, mulai hari ini.

Baca Selengkapnya